Pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan pandangan tentang investasi bagi penerima gaji UMK Kota Pontianak.
Tapi sebelumnya mari kita simak pernyataan dari Destry Damayanti yang menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dalam artikel siaran pers Bank Indonesia yang berjudul “Perkuat Literasi Keuangan, Wujudkan Generasi Muda Cerdas Investasi”
Menurut Destry ada tiga kunci utama menjadi cerdas mengelola keuangan. Pertama, melek digital, memahami dengan baik profil risiko sebelum menempatkan dana untuk berinvestasi serta memprioritaskan instrumen yang resmi dan berizin.
Kedua, merencanakan keuangan sejak dini, menghindari utang konsumtif, serta membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi.
Ketiga, bersikap seperti pelari maraton, bukan pelari sprint karena dalam berinvestasi tak ada yang instan.
Dalam sudut pandang pribadi, saya setuju bahwa sebelum memulai sesuatu kita harus mengetahui ilmunya seperti hal pertama yang disampaikan oleh Bu Destry, agar benar-benar memahami keuntungan dan risiko yang akan datang.
Permasalahannya ini: “Ade duit ndak tuuuu?”
Pertanyaan tersebut saya tulis dalam dialek orang Melayu di Pontianak yang berarti “apakah ada uangnya?”
UMK Kota Pontianak tahun 2026 adalah Rp3.205.220,00 per bulan sebelum pajak
Perkiraan saya, rentang pengeluaran per bulan bagi seseorang bergaji UMK Kota Pontianak yang memiliki rumah sendiri adalah sebesar Rp2.650.000,00 sampai Rp3.850.000,00. Kalau masih ada sisa sekitar lima ratus ribuan, atau mungkin bisa rugi.
Kalau bagi individu yang menyewa rumah, perkiraan rentang pengeluarannya sekitar Rp3.150.000,00 sampai Rp4.750.000,00. Tipis betul margin-nya kalau memang ada sisa.
Artinya para penerima gaji UMK Kota Pontianak sepertinya harus melakukan pekerjaan tambahan selain pekerjaan utamanya, dan tentu saja wajib berhemat jika memang menyiapkan uang untuk berinvestasi.
Tapi substansi yang ingin saya sampaikan adalah sejatinya penerima UMK Kota Pontianak sangat sulit berinvestasi … kalau tanpa sokongan pemasukan lain.
Jadi kadang-kadang bukan orangnya yang tak mau belajar dan berinvestasi, melainkan uang yang akan diinvestasikan yang gaib entah ke mana.
Pada titik tertentu sebaiknya jangan merayu atau memberi harapan dengan jargon “penerima UMK juga bisa berinvestasi”, lalu disertai dengan teori-teori. Lebih baik menyampaikan berapa jumlah uang yang harus mereka kumpulkan jika hendak meraih margin tertentu. Terang dan jelas.
Para motivator yang menyampaikan ilmu atau mengedukasi masyarakat tentang kiat cerdas mengelola keuangan itu bagus, ilmu yang kalian sampaikan saya yakin sangat berguna. Namun jika memungkinkan jangan memberi harapan terlalu besar kepada masyarakat kalangan bawah yang untuk sekadar makan sehari-hari sudah tersengal nafas. Ajari mereka kenyataannya, contohkan mereka soal teknis. Teori atau konsep itu baik, tapi ada kalanya tak sesuai dengan keadaan tertentu.
Saya sendiri bukan ahli investasi, hanya orang awam. Satu-satunya yang saya pelajari dan memiliki sedikit pemahaman tentangnya adalah emas. Saya menyebutnya “menabung emas”. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan uang receh, kemudian membeli benda tersebut.
Fujiplay88 merupakan situs judi online terpercaya yang menawarkan keuntungan dan keuntungan berupa promosi bonus yang lengkap dan menarik.Promosi bonus adalah bentuk penghargaan dari situs kepada setiap member.Selain keuntungan kemenangan, pemain bisa mendapatkan keuntungan dari bonus atau promosi menarik yang ditawarkan oleh Fujiplay88.