Polisi Ungkap Kronologi Kericuhan Suporter Usai PSIM vs Persib
1.Rapat Keamanan Pra-Pertandingan
Pada Kamis, 21 Agustus 2025, digelar rakor keamanan di Wisma PSIM yang dihadiri Polresta Yogyakarta, Panpel PSIM, dan perwakilan suporter PSIM serta Persib.
Disepakati bahwa hanya suporter PSIM yang boleh hadir menonton karena PSSI belum mencabut larangan bagi suporter tim tamu. Suporter Persib diminta tidak hadir.
2.Suporter Persib Nekat Hadir
Meski sudah dilarang, beberapa suporter Persib tetap hadir di stadion. Namun sempat terjadi kericuhan ringan yang cepat diredam aparat dan suporter dievakuasi.
3.Gesekan di Pingit
Sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi insiden di Simpang Empat Pingit antara bus suporter Persib dengan seorang suporter PSIM—diduga bus tersebut menyenggol dan menyebabkan korban.
Kasus itu sempat diselesaikan damai; suporter Persib memberi santunan sekitar Rp 2,5 juta dan korban mendapat perawatan.
4.Kericuhan Meluas ke Parkir Ngabean
Kesepakatan damai tidak meredam emosi seluruh pihak. Beberapa suporter yang tidak puas kemudian bentrok di area Parkiran Ngabean. Polisi menyebut ada pengerusakan satu bus dan satu Hiace milik suporter Persib.
5.Evakuasi dan Pemulangan
Polisi mengevakuasi suporter Persib ke Mako Polresta Yogyakarta. Ratusan suporter kemudian dipulangkan ke Bandung pagi harinya — sekitar 177 orang diberangkatkan naik bus, sisanya naik kereta.
6.Bantahan Korban Jiwa & Imbauan Polisi
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden ini dan menyebut kabar meninggal adalah hoaks. Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh narasi provokatif.